Breaking News

Sinergi Jamkrida, Bank Sulselbar, dan Pemkab Soppeng Perkuat UMKM melalui Literasi Keuangan

 Soppeng – Upaya peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus dilakukan di Kabupaten Soppeng. Salah satunya melalui Workshop Literasi Keuangan yang diselenggarakan PT Jamkrida Sulawesi Selatan bersama Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Soppeng serta PT Bank Sulselbar Cabang Soppeng, Rabu (4/2/2026).


Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Gabungan Dinas, Jalan Salotungo, Watansoppeng, tersebut diikuti oleh pelaku UMKM lintas sektor, mulai dari usaha kuliner, ekonomi kreatif hingga pelaku usaha di bidang pariwisata.


Workshop ini secara resmi dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Soppeng, Dra. H. A. Nur Lina, M.Si, yang hadir mewakili Bupati Soppeng.


Dalam sambutannya, Nur Lina menekankan pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi penguatan UMKM dan pengembangan sektor pariwisata daerah. Ia menilai, UMKM merupakan motor penggerak ekonomi lokal yang memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Menurutnya, pemahaman yang memadai terkait pengelolaan keuangan usaha, perencanaan bisnis, hingga akses permodalan dan lembaga penjaminan sangat dibutuhkan agar UMKM mampu tumbuh secara berkelanjutan.


“Workshop ini menjadi langkah konkret untuk mendorong kemajuan sektor pariwisata dan UMKM, termasuk ekonomi kreatif di Kabupaten Soppeng. Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku usaha semakin termotivasi untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan meningkatkan kualitas usahanya,” ungkapnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mendukung penguatan UMKM kreatif sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi daerah.


“Pemerintah daerah menyambut baik sinergi ini. Harapannya, potensi UMKM yang dimiliki Soppeng dapat dikembangkan secara optimal melalui peningkatan kapasitas dan daya saing pelaku usaha,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala Disparpora Kabupaten Soppeng, Dra. Hj. Suriasni, M.Pd, menyebutkan bahwa kegiatan literasi keuangan ini sangat relevan dengan kondisi pelaku UMKM saat ini. Ia mengungkapkan, masih banyak UMKM yang memiliki produk unggulan namun belum didukung oleh sistem pengelolaan keuangan yang tertata serta akses pembiayaan yang memadai.


Melalui workshop ini, lanjutnya, pelaku usaha diharapkan mampu memahami pentingnya pencatatan keuangan, perencanaan usaha yang matang, serta pemanfaatan layanan perbankan dan lembaga penjaminan sebagai strategi pengembangan usaha.


“Dengan literasi keuangan yang baik, UMKM akan lebih siap untuk naik kelas dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor pariwisata,” ujarnya.


Workshop tersebut menghadirkan pemateri dari PT Bank Sulselbar Cabang Soppeng dan PT Jamkrida Sulsel yang menyampaikan materi seputar manajemen keuangan usaha, skema pembiayaan perbankan, serta peran lembaga penjaminan dalam mendukung akses modal UMKM.


Hadir dalam kegiatan tersebut Pemimpin Seksi Pemasaran PT Bank Sulselbar Cabang Soppeng, Andi Ridha Wahyuda, Kepala Bagian Penjaminan dan Pemasaran PT Jamkrida Sulsel, Agustinus Rimba, serta Kepala Seksi Pemasaran Jamkrida Sulsel, Alfius Alexander.


Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias hingga akhir acara. Diharapkan, workshop ini mampu meningkatkan pemahaman serta kapasitas pelaku UMKM di Kabupaten Soppeng dalam mengelola usaha secara profesional dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, perbankan, dan lembaga penjaminan.


(Red)


Baca Juga

0 Komentar

© Copyright 2022 - JEJAK REALITA