Breaking News

Bupati Soppeng Buka Review SID Optomasi Lahan Non Rawa 2026 Untuk Perkuat Pertanian Daerah

SOPPENG — Pemerintah Kabupaten Soppeng terus mematangkan persiapan pelaksanaan program Optimasi Lahan Non Rawa Tahun 2026 melalui kegiatan review hasil Survei Investigasi dan Desain (SID) yang digelar di Ruang Pertemuan Gabungan Dinas, Watansoppeng, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, dan dihadiri sejumlah pihak terkait, termasuk tim penyusun kajian teknis dari LPPM Universitas Hasanuddin.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian masyarakat Kabupaten Soppeng. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong berbagai program yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan.

Menurutnya, pelaksanaan review SID menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan teknis program optimasi lahan sebelum diterapkan di lapangan, khususnya pada kawasan pertanian non rawa yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Program optimasi lahan non rawa tahun 2026 direncanakan menjangkau ribuan hektare lahan pertanian yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Soppeng. Selain peningkatan produktivitas, program tersebut juga diarahkan untuk mendukung penguatan ketahanan pangan nasional.

Dalam pemaparan hasil kajian teknis, salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah pengembangan sistem irigasi berbasis energi listrik melalui pembangunan pompa air dan sumur bor di kawasan pertanian.

Pemerintah daerah juga menilai program tersebut selaras dengan kebijakan prioritas “Listrik Masuk Sawah” yang saat ini terus didorong guna membantu petani memperoleh akses air secara lebih efektif dan efisien.

Dari hasil review SID, terdapat ratusan titik sumur bor yang tersebar di beberapa kecamatan dan dinilai berpotensi besar mendukung peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Soppeng.

Melalui kegiatan itu, Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap seluruh perencanaan yang telah disusun dapat berjalan maksimal sehingga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani dan pembangunan sektor pertanian daerah.

Baca Juga

0 Komentar

© Copyright 2022 - JEJAK REALITA