
SOPPENG — Upaya penguatan Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT) di Kabupaten Soppeng terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Hal itu ditandai dengan pertemuan antara tim peneliti Universitas Hasanuddin (Unhas), manajemen Perseroda PT Lamataesso Mattappa, dan Bupati Soppeng yang berlangsung di ruang kerja bupati, Kamis (4/6/2026).
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan dari rangkaian kajian yang sebelumnya dibahas melalui Focus Group Discussion (FGD) terkait implementasi Soppeng Tobacco Integrated System (S-TIE). Program ini dirancang untuk memperkuat tata kelola industri hasil tembakau melalui integrasi data, pengembangan model bisnis, serta peningkatan daya saing kawasan industri.
Rombongan peneliti Unhas dipimpin oleh Dr. Romi Setiawan dan didampingi sejumlah anggota tim peneliti. Dari pihak Perseroda PT Lamataesso Mattappa hadir Plt Direktur Utama Musdar Asman, Direktur Administrasi dan Keuangan Mawardi, serta jajaran staf perusahaan.
Dalam kesempatan itu, tim peneliti memaparkan perkembangan penelitian yang sedang berjalan, termasuk berbagai langkah yang disiapkan untuk mendukung penguatan rantai pasok dan akses pasar bagi pelaku usaha di kawasan SIHT Soppeng.
Salah satu capaian yang disampaikan dalam audiensi tersebut adalah keberhasilan SIHT Soppeng masuk dalam Program Hilirisasi Riset skema Ajakan Industri Tahun 2026. Pencapaian ini menjadi istimewa karena SIHT Soppeng tercatat sebagai satu-satunya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Sulawesi Selatan yang berhasil lolos dalam program tersebut.
Bupati Soppeng menyambut positif perkembangan yang telah dicapai dan menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia akademik, serta Perseroda menjadi langkah strategis dalam memperkuat industri hasil tembakau di daerah.
Menurutnya, hasil penelitian yang dilakukan diharapkan tidak hanya memberikan gambaran kondisi kawasan industri saat ini, tetapi juga mampu mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi serta menghasilkan rekomendasi yang aplikatif untuk pengembangan SIHT ke depan.
Melalui sinergi yang terus dibangun, Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap kawasan SIHT dapat berkembang menjadi pusat industri hasil tembakau yang lebih modern, terintegrasi, dan memiliki daya saing yang kuat di tingkat regional maupun nasional.
0 Komentar