WATANSOPPENG, Jejakrealita.com — Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang dipadukan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di Lapangan Kantor Bupati Soppeng, Senin (4/5/2026). Kegiatan berlangsung penuh khidmat dan diikuti berbagai unsur pemerintahan serta insan pendidikan dari berbagai jenjang.
Upacara dipimpin langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, H. Andi Muhammad Surachman, selaku pembina upacara. Hadir pula jajaran Forkopimda, kepala OPD, pimpinan BUMN dan BUMD, organisasi pendidikan, guru, serta para pelajar.
Pada momentum tersebut, pemerintah daerah memberikan penghargaan kepada sejumlah sekolah dan siswa yang berhasil menorehkan prestasi di tingkat provinsi maupun nasional. Penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras dunia pendidikan di Kabupaten Soppeng.
Beberapa capaian yang mendapat perhatian di antaranya keberhasilan SD Negeri 17 Bila meraih juara nasional pada lomba video dokumentasi revitalisasi sekolah, serta prestasi siswa SMP Negeri 1 Lilirilau, Jibriel Syam, yang berhasil membawa nama daerah di ajang Festival Etnik Model Indonesia 2026.
Selain itu, sejumlah sekolah juga menerima penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Sulawesi Selatan berkat komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan budaya sekolah yang ramah lingkungan. Prestasi lain datang dari SMAN 1 Soppeng yang sukses meraih penghargaan nasional pada kompetisi cerdas cermat terkait anti pencucian uang dan pendanaan terorisme.
Dalam amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang dibacakan Pj Sekda, tema Hardiknas tahun ini mengangkat semangat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata.
Pendidikan disebut bukan hanya soal transfer pengetahuan, tetapi juga proses pembentukan karakter, moral, dan kepedulian sosial peserta didik. Karena itu, keterlibatan keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi unggul.
Pemerintah juga menyoroti pentingnya penerapan pembelajaran mendalam atau deep learning yang mampu mendorong siswa berpikir kritis, kreatif, serta mampu menghadapi tantangan kehidupan nyata.
Peringatan Hardiknas 2026 di Kabupaten Soppeng menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh pihak dalam meningkatkan mutu pendidikan daerah sekaligus menyiapkan generasi masa depan menuju Indonesia Emas.
0 Komentar