
SOPPENG – Pemerintah Kabupaten Soppeng kembali menjadi tuan rumah kegiatan akademik berskala internasional. Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menerima rombongan mahasiswa mancanegara yang mengikuti program Nusantara International Summer Course on Public Health (NISC-PH) 2026 yang digelar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin, di Rumah Jabatan Bupati, Selasa (30/6/2026).
Dalam suasana penuh keakraban, Bupati menyambut para peserta dan menyampaikan apresiasi kepada FKM Unhas yang kembali menjadikan Kabupaten Soppeng sebagai salah satu lokasi pembelajaran lapangan. Menurutnya, kehadiran mahasiswa dari berbagai negara menjadi kesempatan berharga untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus memperluas kerja sama di bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Kegiatan di Kabupaten Soppeng merupakan bagian dari rangkaian program NISC-PH 2026 yang berlangsung selama beberapa hari. Para peserta dijadwalkan mengikuti pembelajaran berbasis masyarakat melalui praktik kesehatan publik, pemberdayaan warga, hingga interaksi langsung dengan masyarakat di sejumlah desa.
Program internasional yang diinisiasi FKM Unhas tersebut menggabungkan pembelajaran daring dan kegiatan lapangan. Setelah menyelesaikan sesi virtual pada pertengahan Juni, peserta melanjutkan pengalaman belajar melalui kunjungan ke beberapa daerah di Sulawesi Selatan, termasuk Kabupaten Soppeng.
Selama berada di daerah ini, para mahasiswa akan mengunjungi fasilitas pelayanan kesehatan, mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat, serta mempelajari berbagai pendekatan yang diterapkan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Mereka juga akan terlibat dalam kegiatan pertukaran budaya sebagai bagian dari pengalaman akademik lintas negara.
Peserta yang mengikuti program berasal dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Mahidol University, Soonchunhyang University, serta mahasiswa internasional dan kelas internasional FKM Universitas Hasanuddin. Rombongan turut didampingi oleh para dosen dan tenaga pengajar FKM Unhas.
Lima wilayah di Kabupaten Soppeng menjadi lokasi utama pelaksanaan pembelajaran lapangan, yakni Desa Ganra, Desa Kaca, Desa Manorang Salo, Kelurahan Lalabata Riaja, dan Desa Pesse. Di lokasi tersebut, mahasiswa akan mempelajari praktik kesehatan masyarakat sekaligus berdialog dengan warga mengenai berbagai isu kesehatan di tingkat komunitas.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap kerja sama dengan perguruan tinggi dapat terus berkembang. Selain memperkuat jejaring akademik internasional, program tersebut juga diharapkan mampu memperkenalkan potensi daerah serta menjadi sarana promosi Soppeng di mata dunia melalui pengalaman langsung para peserta selama berada di Bumi Latemmamala.
0 Komentar