SOPPENG — Upaya peningkatan layanan kesehatan di Kabupaten Soppeng kembali menunjukkan progres signifikan. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Latemmamala kini dilengkapi perangkat Computerized Tomography (CT) Scan, sebuah fasilitas diagnostik modern yang sebelumnya belum tersedia secara optimal.
Pengadaan alat tersebut tidak lepas dari dukungan pemerintah pusat melalui program SIHREN dari Kementerian Kesehatan. Kehadirannya menjadi solusi atas kebutuhan pemeriksaan medis yang cepat dan akurat, terutama untuk kasus-kasus darurat seperti cedera kepala, infeksi, hingga deteksi dini tumor.
Pelaksana Tugas Wakil Direktur RSUD Latemmamala, Amrullah, mengungkapkan bahwa sebelumnya banyak pasien harus dirujuk ke Makassar karena keterbatasan fasilitas penunjang diagnosis di daerah. Kondisi ini dinilai kurang efektif, terutama bagi pasien dengan kondisi kritis yang membutuhkan penanganan segera.
Ia menjelaskan, alat CT Scan lama sudah tidak lagi berfungsi maksimal, sementara pengadaan baru melalui anggaran daerah membutuhkan biaya besar. Hal inilah yang mendorong pemerintah daerah mencari alternatif pendanaan dari pemerintah pusat.
Perhatian serius datang dari Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, yang mendorong jajaran rumah sakit bersama Dinas Kesehatan untuk aktif mengupayakan bantuan melalui program nasional. Hasilnya, RSUD Latemmamala berhasil lolos seleksi program SIHREN setelah memenuhi berbagai persyaratan ketat.
Di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, hanya beberapa rumah sakit yang memenuhi kriteria, mulai dari kesiapan infrastruktur sesuai standar teknis, ketersediaan tenaga medis, hingga komitmen dalam pemeliharaan alat secara berkelanjutan.
Menurut Amrullah, dukungan pemerintah daerah sangat berperan, termasuk dalam penyediaan data yang menunjukkan tingginya angka rujukan pasien dari Soppeng ke luar daerah. Data tersebut menjadi salah satu indikator kuat bahwa layanan CT Scan sangat dibutuhkan.
Dengan mulai beroperasinya alat tersebut, RSUD Latemmamala diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan efisien. Selain itu, kehadiran CT Scan juga memperkuat peran rumah sakit sebagai rujukan di wilayah Jazirah Tengah Sulawesi Selatan.
Langkah ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat dapat menghadirkan solusi nyata di tengah keterbatasan anggaran. Pendekatan proaktif dalam memanfaatkan program nasional dinilai menjadi kunci dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
0 Komentar