SOPPENG – Semangat kemerdekaan mewarnai Kabupaten Soppeng saat ribuan petani dari berbagai wilayah ambil bagian dalam Gerak Jalan Indah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Minggu (9/8/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Anjungan I Mangkawani tersebut menjadi salah satu agenda peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 56 Gapoktan dari delapan kecamatan ikut ambil bagian, membawa beragam kreasi yang merepresentasikan kehidupan dan potensi pertanian Soppeng.
Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, secara langsung membuka kegiatan dengan melepas peserta melalui pengibaran bendera start. Dari titik pemberangkatan, para peserta menempuh rute sekitar 2.198 meter dengan berbagai tampilan, mulai dari kostum tematik hingga atraksi yang menunjukkan kreativitas masing-masing kelompok.
Kemeriahan tersebut tidak hanya menjadi tontonan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi para petani untuk mempererat kebersamaan. Semangat gotong royong dan kekompakan antarkelompok terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan.
Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng, H. Asis Dahlan, S.Hut., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan sekaligus menjadi wadah untuk membangun solidaritas di antara petani.
Peserta berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Soppeng. Rinciannya, Marioriawa mengikutsertakan delapan Gapoktan, Donri-Donri lima, Lalabata 10, Ganra tiga, Lilirilau 11, Citta empat, Liliriaja delapan, dan Marioriwawo tujuh Gapoktan.
Sebelum kegiatan berlangsung, peserta juga diingatkan untuk menjaga ketertiban, keselamatan, kebersihan lingkungan, serta kondisi kesehatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Di hadapan para peserta, Bupati Suwardi Haseng memberikan apresiasi atas partisipasi masyarakat tani. Menurutnya, keberadaan petani memiliki peran strategis dalam menopang ketahanan pangan sekaligus menjadi bagian penting dari pembangunan daerah.
Ia menilai kegiatan Gerak Jalan Indah Gapoktan memiliki makna lebih luas daripada sekadar kompetisi. Menurutnya, momentum tersebut dapat menjadi sarana menanamkan kecintaan terhadap tanah air, membangun persaudaraan, sekaligus memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
Suwardi juga mendorong para petani untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai kesempatan memperlihatkan kreativitas dan identitas mereka. Antusiasme peserta, menurutnya, menunjukkan bahwa sektor pertanian tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari karakter dan kehidupan masyarakat Soppeng.
Sebagai bentuk penghargaan atas kreativitas peserta, Bupati Soppeng turut memberikan tambahan hadiah pembinaan secara pribadi kepada kelompok yang dinilai mampu menampilkan kreasi terbaik.
Setelah melalui penilaian, Desa Pising, Kecamatan Donri-Donri, keluar sebagai peraih Juara I. Posisi Juara II ditempati Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, sedangkan Juara III diraih Desa Paroto, Kecamatan Lilirilau.
Untuk kategori juara harapan, Harapan I diraih Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata. Harapan II diraih Kelurahan Labessi, Kecamatan Marioriwawo, dan Harapan III menjadi milik Desa Umpungeng, Kecamatan Lalabata.
Turut menyaksikan kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Wakapolres Soppeng, jajaran kepala SKPD dan bagian Setda, para camat, Pimpinan BRI Cabang Soppeng, koordinator BPP se-Kabupaten Soppeng, penyuluh pertanian, serta ribuan anggota Gapoktan dari berbagai kecamatan.
0 Komentar