
SOPPENG – RSUD La Temmamala terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan jiwa melalui inovasi NO PSIKIS, sebuah sistem pelayanan yang mengedepankan kolaborasi lintas sektor agar penanganan pasien dapat dilakukan secara cepat, berkesinambungan, dan menjangkau hingga tingkat masyarakat.
Sebagai rumah sakit rujukan kesehatan jiwa untuk wilayah Sulawesi Selatan bagian barat, RSUD La Temmamala tidak hanya memberikan layanan kuratif di lingkungan rumah sakit. Melalui inovasi ini, pelayanan diperluas dengan melibatkan puskesmas, pemerintah desa dan kelurahan, keluarga pasien, serta berbagai unsur masyarakat dalam mendukung proses pemulihan pasien.
Direktur RSUD La Temmamala, dr. Hj. Sitti Mudirusniah, M.Kes., Sp.KJ., yang juga menggagas inovasi NO PSIKIS, menjelaskan bahwa program tersebut lahir dari meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan jiwa di Kabupaten Soppeng. Tingginya jumlah kunjungan pasien menjadi indikator penting bahwa sistem pelayanan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih komprehensif.
Berdasarkan data rumah sakit, selama periode 2024 hingga 2025 terdapat 468 kunjungan ke Instalasi Gawat Darurat Jiwa. Sementara itu, Poli Rawat Jalan Psikiatri melayani rata-rata sekitar 8.000 kunjungan setiap tahun. Kondisi tersebut mendorong pengembangan layanan yang tidak hanya berorientasi pada pengobatan saat pasien berada di rumah sakit, tetapi juga memastikan keberlangsungan terapi setelah pasien kembali ke rumah.
Melalui NO PSIKIS, pelaporan kondisi pasien dapat dilakukan lebih cepat melalui jaringan komunikasi yang melibatkan Grup WhatsApp Pemerhati Kesehatan Jiwa, petugas puskesmas, aparatur desa dan kelurahan, maupun masyarakat. Informasi yang diterima kemudian diverifikasi oleh Tim Psikiatri Komunitas untuk menentukan langkah penanganan sesuai kondisi pasien.
Model pelayanan ini memungkinkan pasien yang mengalami tanda-tanda kekambuhan memperoleh penanganan lebih dini. Di sisi lain, koordinasi antara rumah sakit, fasilitas kesehatan tingkat pertama, serta keluarga menjadi semakin kuat sehingga proses pengobatan dapat berjalan lebih optimal.
Selain penanganan kasus, NO PSIKIS juga menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif melalui edukasi kepada keluarga, skrining kesehatan jiwa sejak dini, rehabilitasi berbasis masyarakat, layanan telepsikiatri, hingga kerja sama dengan berbagai instansi. Dengan pendekatan tersebut, pelayanan kesehatan jiwa menjadi lebih menyeluruh dan berkesinambungan.
Program yang berawal dari layanan Psikiatri Komunitas pada 2022 dan kemudian dikembangkan menjadi layanan On Top Service pada 2024 ini menjadi salah satu inovasi strategis RSUD La Temmamala dalam memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan kesehatan jiwa. Melalui jejaring pelayanan yang semakin luas, rumah sakit berharap masyarakat memperoleh akses layanan yang lebih mudah, respons yang lebih cepat, serta pendampingan yang berkelanjutan demi meningkatkan kualitas hidup penyandang gangguan kesehatan jiwa.
0 Komentar