Breaking News

Wakil Bupati Soppeng Hadiri Wisuda Hafish II Dan Penamatan Santri PPTQ AL-Imam Hafish Soppeng

SOPPENG — Wakil Bupati Soppeng menghadiri Wisuda Hafizh II dan Penamatan Santri Kelas IX Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Al-Imam Hafsh Soppeng yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Lalabata, Selasa (7/7/2026). Acara berlangsung khidmat sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan para santri menyelesaikan pendidikan dan hafalan Al-Qur’an.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Soppeng, perwakilan Dandim 1423/Soppeng, perwakilan Kejaksaan Negeri Soppeng, Anregurutta KH. Nurdin Maratang, S.Ag., M.Pd., Camat Lalabata, Kabag Kesra Setda Kabupaten Soppeng, perwakilan BAZNAS, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng, serta para orang tua dan wali santri.

Salah satu rangkaian utama dalam kegiatan ini adalah tes hafalan Al-Qur’an 30 juz. Wakil Bupati bersama Kapolres Soppeng dan Anregurutta KH. Nurdin Maratang berkesempatan menguji langsung hafalan para santri. Pengujian tersebut menjadi bukti kemampuan para wisudawan dalam menjaga dan menguasai hafalan Al-Qur’an yang telah mereka selesaikan.

Pimpinan PPTQ Al-Imam Hafsh dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri. Pada wisuda tahun ini, dua santri berhasil menuntaskan hafalan Al-Qur’an 30 juz. Prestasi tersebut merupakan hasil pembinaan yang berkesinambungan serta dukungan dari pihak pesantren dan orang tua.

Perwakilan orang tua santri menyampaikan rasa haru dan terima kasih kepada pimpinan pondok, ustaz, dan ustazah yang telah membimbing putra-putri mereka dengan penuh kesabaran. Mereka berharap para santri dapat terus menjaga hafalan Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Soppeng menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan santri yang telah menyelesaikan pendidikan. Ia menilai keberhasilan menghafal Al-Qur’an merupakan bekal penting dalam membentuk karakter generasi penerus yang berakhlak mulia.

“Keberhasilan anak-anak kita dalam menghafal Al-Qur’an merupakan fondasi yang sangat berharga bagi masa depan mereka. Pemerintah Kabupaten Soppeng mengapresiasi PPTQ Al-Imam Hafsh yang terus melahirkan generasi Qur’ani yang unggul dan berakhlak,” ujar Wakil Bupati.

Sementara itu, Anregurutta KH. Nurdin Maratang dalam tausiyahnya menekankan pentingnya peran pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang memiliki kontribusi besar dalam pembentukan karakter bangsa. Ia juga mengingatkan bahwa seorang hafizh Al-Qur’an tidak hanya dituntut memiliki hafalan yang kuat, tetapi juga bacaan yang benar sesuai kaidah tajwid.

Ia berpesan agar para santri senantiasa menjaga kualitas hafalan dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, seorang hafizh diharapkan menjadi Hamalatul Qur’an, yaitu penjaga, pembawa, pengemban, sekaligus pengamal Al-Qur’an.

Acara Wisuda Hafizh II dan Penamatan Santri Kelas IX PPTQ Al-Imam Hafsh Soppeng ditutup dengan doa bersama serta penyerahan penghargaan kepada para wisudawan. Momentum ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi para santri untuk terus mengembangkan ilmu, akhlak, dan kontribusi positif bagi masyarakat serta Kabupaten Soppeng.

Baca Juga

0 Komentar

© Copyright 2022 - JEJAK REALITA