Breaking News

Suwardi Haseng Terpukau Masuk Auditorium Unipol: “Seperti Universitas Besar di Indonesia”

SOPPENG — Suasana berbeda dirasakan Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng ketika menghadiri prosesi Wisuda Universitas Lamappapoleonro (Unipol) di Lamappapoleonro Convention Centre, Rabu (30/9/2026).

Begitu memasuki auditorium, Suwardi mengaku langsung terkesan dengan kemegahan tempat pelaksanaan wisuda. Ia bahkan membandingkan suasana tersebut dengan auditorium perguruan tinggi besar di Indonesia.

“Saya kaget waktu masuk di auditorium ini, seperti masuk di universitas besar di Indonesia. Begitu hebatnya Unipol ini,” kata Suwardi saat menyampaikan sambutan.

Di hadapan ratusan lulusan, Suwardi kemudian menyoroti makna lain dari sebuah kelulusan perguruan tinggi. Menurutnya, gelar akademik yang diperoleh tidak semestinya berhenti sebagai simbol pencapaian pribadi, tetapi perlu dibuktikan melalui kontribusi nyata setelah kembali ke tengah masyarakat.

Tahun ini, sebanyak 447 mahasiswa Unipol resmi diwisuda. Mereka berasal dari berbagai jenjang pendidikan, yakni 398 lulusan program sarjana, 26 lulusan diploma tiga, dan 23 lulusan pascasarjana.

Suwardi juga mengingatkan bahwa perjalanan para lulusan tidak berakhir di ruang wisuda. Dunia setelah kampus justru menghadirkan tantangan yang menuntut kemampuan untuk terus berkembang.

Ia mendorong para alumni menjadikan kebiasaan belajar sebagai bagian dari perjalanan hidup. Perubahan teknologi dan dinamika dunia kerja, kata dia, membutuhkan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi sekaligus menciptakan gagasan baru.

Pesan lainnya berkaitan dengan perkembangan teknologi digital. Suwardi berharap lulusan Unipol tidak sekadar menjadi pengguna atau penonton, tetapi mampu memanfaatkan perkembangan tersebut untuk menghasilkan karya, menciptakan peluang usaha dan memberi solusi atas persoalan di masyarakat.

“Di mana pun saudara berkarya nantinya, jagalah nama baik almamater dan daerah. Pegang teguh nilai-nilai spiritual, empati, integritas, serta etika moral yang baik,” pesannya.

Di tengah momen wisuda tersebut, Suwardi juga memberikan penghargaan kepada orang tua dan wali yang selama ini menjadi bagian penting dari perjalanan pendidikan para lulusan.

Ia menyebut keberhasilan seorang mahasiswa meraih gelar akademik tidak dapat dilepaskan dari dukungan keluarga yang terus diberikan selama proses pendidikan.

“Doa yang tidak pernah putus serta tetesan keringat dan keikhlasan Bapak dan Ibu sekalian hari ini telah berbuah manis,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyapa sejumlah tokoh masyarakat yang hadir, termasuk Andi Mapparemma yang disebutnya sebagai sahabat.

Suwardi turut menyampaikan apresiasi kepada Rektor Unipol Dr. Hj. Andi Adawiah, SE., MM., beserta seluruh civitas academica atas peran mereka dalam mendidik dan mempersiapkan generasi muda.

Ia berharap para alumni yang telah menyelesaikan pendidikan dapat membawa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama berada di bangku kuliah untuk ikut memperkuat pembangunan daerah.

Bagi Suwardi, Soppeng membutuhkan generasi muda yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga karakter, kemampuan profesional, semangat kewirausahaan dan keberanian menghadapi perubahan.

Ia pun mengajak para lulusan menjadikan hari wisuda sebagai awal dari perjalanan baru untuk berkarya lebih luas.

“Selamat menyongsong masa depan yang cerah. Selamat berkarya dan mengabdi,” tutupnya.


Baca Juga

0 Komentar

© Copyright 2022 - JEJAK REALITA